Rabu, 03 Mei 2023
epidemi corona 18
By informasi at Mei 03, 2023
epidemi corona 18
menginformasikan Pasar Tanah Abang
ditutup sementara untuk mencegah
penyebaran Virus Corona (Covid-19). Dalam
pesan yang terbit menyebutkan,
penutupan sementara Pasar Tanah Abang
dilakukan selama 2 minggu, pada tanggal
14-27 Maret 2020.
Menanggapi hal ini, Manajer Bidang
Umum dan Humas PD Pasar Jaya, Gatra
Vaganza menegaskan bahwa informasi yang
terbit itu tidak benar atau hoaks. Gatra
mengatakan sejauh ini pihaknya belum
menutup pasar manapun, dan rilis yang
dikeluarkan ini bukan berasal dari PD
Pasar Jaya.
terbit tangkapan layar dari sebuah artikel berita media daring yang berjudul
"Hasil Pemeriksaan Presiden Jokowi Positif Virus Corona". Artikel ini dimuat
pada tanggal 15 Maret 2020, Pukul 15:05 WIB.
sesudah ditelusuri, tangkapan layar ini adalah hasil suntingan dari artikel yang
dimuat oleh Detik.com pada tanggal 15 Maret 2020, Pukul 15:05 WIB dengan judul
asli dari artikel ini adalah "Presiden Jokowi Jalani Tes Virus Corona Sore Ini".
terbit pesan berantai di WhatsApp
yang memuat foto beserta dengan informasi
identitas dari seorang mitra pengemudi Gojek
yang kabur saat menjalani proses observasi atas
dugaan terinfeksi virus Covid-19 dari RSUP
Persahabatan.
yang benar, informasi dalam pesan ini
adalah tidak benar. Hal ini dibantah oleh
pihak Gojek yang bahwa berita ini tidak
benar alias hoaks. Chief Corporate Affairs Gojek,
Nila Marita menegaskan bahwa pihaknya telah
mengambil langkah cepat untuk meluruskan
pemberitaan ini dengan mengecek
keberadaan mitra pengemudi yang
bersangkutan. Hal yang sama juga ditanggapi
oleh Juru Bicara RSUP Persahabatan, Erlina
Burhan sempat mengakui jika ada pasien
suspect Corona yang keluar dari ruang isolasi
Rumah Sakit ini tanpa sepengetahuan
petugas. Namun demikian, perempuan suspect
Corona ini dijelaskan dia berprofesi
sebagai pramusaji bukan pengemudi ojol
sebagaimana berita yang sempat viral ini.
terbit di media sosial melalui pesan berantai dengan narasi "BREAKING NEWS:
suspect coronavirus diemukan di salah satu terapis Delta Spa. Delta Spa sekarang
dikarantina, pengunjung dan staf yang masih ada di dalam tidak boleh
meninggalkan spa selama 2 minggu ke depan. Yang pernah menugunjungi Delta
Spa dalam 2 minggu terakhir harap melapor ke RS rujukan".
Berdasarkan hasil penelusuran Suara.com, informasi yang menyebutkan bahwa ada
seorang terapis Delta Spa yang menjadi suspect Virus Corona dan panti pijat itu
dikarantina adalah tidak benar. Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI
Jakarta, Cucu Ahmad Kurnia telah memberikan klarifikasi terkait informasi hoaks
ini.
terbit sebuah pesan di media sosial yang memberikan informasi bahwa satu
warga Klaten terpapar Virus Corona. Pesan ini berisi "Bpk ibu,orang
karangturi,balak cawas,sudah tertular virus corona,dia plng dari jepang,di bw ke rsi
tugu,lalu sekarang di rujuk ke tglyoso,hati2 bpk ibu jaga keluarga kita masing2 biar
du jauhkan dari virus yg berbahaya itu."
yang benar, dilansir dari solo.tribunnews.com, Juru Bicara Satgas Percepatan
Penanganan Covid-19 Klaten, Anggit Budiarto mengatakan bahwa informasi yang
terbit ini tidak benar atau hoaks. Sampai saat ini belum ada warga Klaten
yang dilaporkan terpapar Virus Corona atau Covid-19. Beliau menghimbau
warga agar jangan mudah percaya dengan pesan yang tidak bisa
dipertanggungjawabkan apalagi melalui aplikasi WhatsApp yang tidak jelas
sumbernya.
terbit postingan di media sosial yang memuat tangkapan layar dari cuplikan
video kemacetan yang disebut terjadi pada jalur menuju kawasan Puncak, Bogor.
Dinarasikan bahwa warga DKI Jakarta diliburkan sementara untuk menghindari
interaksi sosial agar dapat mengontrol persebaran Virus Corona, namun malah
liburan bersama menuju tempat keramaian.
sesudah ditelusuri, ditemukan fakta bahwa informasi dalam postingan ini
adalah tidak benar. Hal ini dibantah oleh Kasat Lantas Polres Bogor, AKP Muh
Fadli Amri yang mengatakan bahwa video viral di media sosial itu adalah hoaks.
Beliau juga memastikan tak ada kepadatan arus lalu lintas menuju puncak pada
hari Minggu, 15 Maret 2020.
terbit sebuah informasi melalui pesan berantai di grup Whatsapp yang
menyebutkan akan ada penutupan sejumlah lokasi wisata di Yogyakarta, termasuk
Malioboro pada 16-31 Maret 2020.
yang benar, informasi ini dibantah oleh Kepala Dinas Pariwisata DIY, Singgih
Raharjo. Ia mengatakan bahwa informasi soal penutupan lokasi wisata itu tidak
benar atau hoaks. Selain itu Singgih menegaskan bahwa saat ini Dinas Pariwisata
belum mengeluarkan keputusan apa pun untuk penutupan tempat wisata. Singgih
menambahkan bahwa Malioboro masih bisa dikunjungi, termasuk tempat-tempat
wisata lainnya.
terbit kabar bahwa air lemon panas dapat menyembuhkan kanker. Pesan viral yang
terbit luas di WhatsApp itu bahkan turut menghubung-hubungkan dengan Virus Corona
atau Covid-19 seolah-olah penyakit yang disebabkan virus ini dapat disembuhkan
dengan air lemon panas atau vitamin C.
Berdasarkan hasil penelusuran, klaim bahwa lemon panas dapat membunuh sel kanker
adalah klaim yang tidak didukung oleh bukti medis yang kredibel. Ini adalah isu lama yang
terbit kembali dan dikaitkan dengan wabah virus Corona atau Covid-19. WHO
menyatakan belum ada bukti bahwa obat saat ini dapat menyembuhkan Covid-19. Dikutip
dari factcheck.afp.com, Henry Chenal, direktur Integrated Bioclinical Research Centre di
Abidjan, mengatakan bahwa mengkonsumsi vitamin C dalam jumlah tinggi tidak pernah
terbukti efektif melawan Virus Corona. Klaim bahwa lemon panas dapat membunuh sel
kanker telah dibantah seperti dalam artikel yang diterbitkan oleh snopes.com pada tahun
2011.
Telah terbit sebuah pesan yang mengklaim berasal dari Mantan Menkes Nila
Moeloek. Dalam pesan ini berisi anjuran kepada kita semua untuk membawa
kantong plastik bening ukuran 1 kg saat keluar rumah. Jika ada uang kembalian
jangan dipegang, tetapi langsung dimasukkan ke dalam plastik ini. sesudah
itu jemur plastik beserta uang ini selama 30 menit. Hal ini berguna
untuk meminimalisir kemungkinan penularan virus kepada diri kita semua.
sesudah ditelusuri lebih lanjut, yang benar Mantan Menteri Kesehatan, Nila F Moeloek
telah mengklarifikasi langsung kepada Humas Kemenkes bahwa pesan yang
terbit mengatasnamakan dirinya adalah tidak benar atau hoaks
terbit sebuah pesan di media sosial yang memberikan informasi bahwa RSUD
Kraton sudah menerima rujukan pasien Covid-19 dari RS Batang.
yang benar, dilansir dari jateng.tribunnews.com, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah
(RSUD) Kraton Kabupaten Pekalongan, dr Eko Wigiantoro memastikan bahwa kabar
RSUD Kraton sudah menerima rujukan pasien terkena Virus Corona atau Covid-19
adalah tidak benar atau hoaks. Dr Eko menjelaskan bahwa hingga saat ini RSUD
Kraton belum menerima pasien Covid-19. Beliau meminta warga untuk tenang,
tidak perlu cemas, dan tidak mudah terhasut dengan informasi yang tidak jelas
kebenarannya.
Telah terbit sebuah video di media
sosial yang mengklaim bahwa video
ini adalah korban Virus Corona di
Mall Pantai Indah Kapuk (PIK)
Cengkareng lantai 3.
sesudah ditelusuri lebih lanjut, yang benar
dalam video ini lokasinya
bukanlah di Mall PIK (Pantai Indah
Kapuk, Jakarta). Video yang terbit
merupakan seorang wanita yang
pingsan di Mall Clementi, Singapura
pada 11 Maret 2020.
terbit informasi di media sosial yang
menyebutkan bahwa pada tanggal 25 Maret
2020 Bali akan di lockdown. Informasi
ini juga menyebutkan bahwa
Pemerintah Provinsi Bali sudah
memutuskan menutup semua
penerbangan domestik dan internasional
dari dan ke Bali terkait Virus Corona
ini.
yang benar, informasi ini adalah keliru.
Hal ini dibantah oleh Sekretaris
Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra yang
memastikan bahwa informasi ini palsu
alias hoaks. Beliau mengatakan bahwa
terkait kegiatan pada tanggal 25 Maret 2020
memang akan ada penutupan Bandara dan
semua aktivitas di Bali karena kaitannya
dengan hari raya Nyepi, dimana sehari
penuh warga Bali tidak akan
melaksanakan aktivitas mulai dari
penerbangan tutup, toko tutup, warga
pun tidak bepergian dan bekerja. Jadi,
Provinsi Bali menghentikan semua aktivitas
diluar rumah pada tanggal 25 Maret 2020
karena akan merayakan hari raya Nyepi,
bukan karena rencana lockdown terkait
Virus Corona
terbit postingan di media sosial dan
Broadcast Whatsapp yang menyebutkan
salah satu terapis tempat Spa
Goldenhands Kelapa Gading, Jakarta Utara
terpapar Virus Corona. Informasi itu
menyebar disertai dengan sebuah foto
kegiatan penutupan Spa ini oleh
petugas berbaju oranye.
yang benar, Kasat Reskrim Polres Metro
Jakarta Utara, Kompol Wirdhanto
mengkonfirmasi bahwa informasi yang
terbit itu tidak benar. Wirdhanto
menyampaikan, foto yang terbit itu
adalah kegiatan Satpol PP menyegel
bangunan ini karena masalah
perizinan. Bahkan, lokasi yang
disampaikan dalam informasi ini
tidak akurat. Spa Hotel Goldenhands yang
ada pada gambar ini berada di
Penjaringan.
terbit di media sosial Facebook bahwa
satu mahasiswa Universitas Brawijaya Kota
Malang positif Virus Corona (Covid-19).
yang benar, sesudah ditelusuri dari
kompas.com menghubungi Humas UB
Kotok Gurito. klaim bahwa mahasiswa
Universitas Brawijaya (UB) dikabarkan
suspect Virus Corona adalah tidak benar.
"Isu itu tidak benar dan menyebar ke
mana-mana sampai tidak terkendali. Saya
tidak berani menjamin keasliannya. Siapa
yang ngirim saya juga enggak tahu. Saya
khawatir jadi bias atau palsu," ujarnya pada
Kompas.com, Sabtu (14/3/2020).
terbit pesan Berantai WhatsApp yang
mengatakan bahwa Virus Corona telah
masuk ke Kabupaten Sikka NTT. Dalam
pesan ini juga menjelaskan asal
mula masuknya Virus Corona itu dari
pasangan suami istri yang baru saja tiba
dari Inggris.
yang benar menurut Direktur RSUD
Lewoleba, Bernad Beda mengatakan,
pasutri itu masih berstatus pasien dalam
pengawasan, belum suspect atau terduga
apalagi positif Corona. Menurut dia, pasutri
itu akan dirujuk ke Rumah Sakit TC. Hillers
di Maumere, Kabupaten Sikka dengan
menggunakan kapal Pemda yang sudah
disterilkan. Ia meminta agar warga
Lembata tidak resah, karena keduanya
belum positif terkena Virus Corona.
terbit sebuah unggahan di sosial media dengan narasi "CORONA AKAN DHALIM
KPD ORANG ORANG DHALIM.." Unggahan ini disertai artikel dengan judul
"Mobil Dinas Mendagri Tito Masuk ke RSUP Persahabatan, Salah Satu RS Rujukan
Corona."
Mengenai kabar yang terbit , Kepala Pusat Penerangan Kementerian Dalam Negeri,
Bahtiar menepis kabar ini, ia mengatakan bahwa Mendagri dan istri dalam
keadaan sehat. Dikutip dari republika.co.id, Staf Khusus Menteri Dalam Negeri,
Kastorius Sinaga mengatakan, Mendagri Tito Karnavian dan istrinya tidak dirawat di
Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan. Ia membenarkan kunjungannya ke
RS Persahabatan dengan mobil dinas Land Cruiser Nomor Polisi B 21. Namun
keberadaan Tito di rumah sakit itu untuk bertakziah ke almarhum Kepala Pusat
Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Kiagus Ahmad Badaruddin.
terbit kabar bahwa aktor Hollywood, Tom Hanks, meninggal dunia pada usia 63
tahun. Sebuah artikel yang diunggah oleh the-daily-star.com pada tanggal 13 Maret
2020 menyebutkan bahwa meninggalnya Tom Hanks terkait Virus Corona (Covid-19).
yang benar, dikutip dari medcom.id, klaim bahwa aktor Hollywood, Tom Hanks
meninggal dunia, tidak berdasar. Tom Hanks dan istri, Rita Wilson, memang
diketahui positif mengidap Covid-19 dan kini sedang dirawat. Hal ini diketahui
dari unggahan dalam akun Instagramnya pada Jumat 13 Maret 2020. Terkait
meninggalnya Tom Hanks, pihak Tom langsung memberitahu bahwa ia menjadi
korban hoaks. Situs the-daily-star.com diketahui merupakan situs yang berisi konten
satire.
terbit informasi di media sosial WhatsApp bahwa seorang mahasiswa S3 Universitas
17 Agustus (Untag) sudah terinfeksi Virus Corona. Dijelaskan pula bahwa mahasiswa
ini lolos pemeriksaan di Bandara Juanda dan sempat berada di kampus.
yang benar, informasi ini dibantah oleh Humas Untag Surabaya, Karolin Rista. Ia
mengatakan bahwa kabar tentang mahasiswa Untag positif Corona itu hoaks. Belum
ada pernyataan sama sekali bahwa mahasiswa ini positif Corona. Saat ini pihak
Untag berinisiatif mengambil langkah memeriksakannya agar segera diketahui
apakah gejala itu dipicu Virus Corona atau bukan. Karolin juga memaparkan
mahasiswa ini memang kurang sehat dan suhunya panas. Hal itu membuat
mahasiswa lain khawatir dan tak melanjutkan kuliah
terbit di media sosial Facebook
sebuah unggahan yang
menginformasikan bahwa asap rokok
mampu membunuh Virus Corona
karena komposisi rokok terdiri dari
tembakau dan cengkeh.
yang benar, dilansir dari Liputan6.com
bahwa informasi ini dibantah
oleh Dokter Spesialis Paru Feni
Fitriani, Ketua Pokja Masalah Rokok
Perhimpunan Dokter Paru negarakita
yang mengatakan bahwa hal
ini tidak benar. Bahkan,
seorang perokok lebih mudah
menjadi sakit bukan hanya Virus
Corona namun juga penyakit lainnya
seperti kanker paru.
terbit kabar melalui broadcast WhatsApp yang menyebutkan salah seorang
mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) positif terjangkit Virus Corona
(COVID-19).
Terkait informasi ini, Rektor UNY, Sutrisna Wibawa langsung
mengklarifikasi melalui akun Instagram miliknya. Sutrisna menuliskan, kabar
yang menyebutkan adanya 1 orang mahasiswa UNY positif Corona adalah tidak
benar. Sutrisna mengatakan berita dari Dinas kesehatan DIY, 1 orang warga DIY
dalam pengawasan, namun bukan mahasiswa dari UNY
Telah terbit sebuah video di media sosial yang mengklaim bahwa dalam
video ini menunjukkan sebuah hotel runtuh di kota Quanzhou, Cina
sesudah digunakan sebagai fasilitas karantina Virus Corona.
sesudah ditelusuri lebih lanjut, yang benar klaim ini salah. Video itu telah
terbit di media sosial setidaknya sejak April 2017 tentang pembongkaran
hotel di provinsi Jiangsu, China.
terbit dua pesan berantai di media sosial WhatsApp berisi adanya warga
Tangerang Selatan suspect virus Corona. Dalam pesan ini menyebutkan
mendapatkan informasi dari Pengurus RW Foresta dan Eka Hospital.
yang benar, kedua informasi ini dibantah langsung oleh pihak RW di Foresta
dan juga pihak Eka Hospital yang menyatakan bahwa informasi ini tidak
benar alias hoaks.
terbit video di media sosial Facebook tentang perlakuan sadis aparat di China
untuk antisipasi penyebaran Virus Corona.
yang benar, sesudah ditelusuri klaim video perlakuan sadis aparat di China untuk
antisipasi Virus Corona ternyata tidak benar. Video ini merupakan aksi
penangkapan demonstran di Stasiun MTR Prince Edward, Hongkong. Peristiwa
ini terjadi pada 31 Agustus 2019, sebelum Virus Corona baru mewabah
terbit postingan di media sosial dan broadcast Whatsapp yang menyebutkan bahwa
ada satu keluarga terjangkit Virus Corona di Kelurahan Sekip, Medan. Dalam pesan
berantai itu disebutkan bahwa keluarga ini baru pulang dari Tiongkok dan terjangkit
Virus Corona. Warga dihimbau agar tidak pergi keluar rumah terutama mall.
Terkait hal itu, Polsek Medan Baru menyatakan bahwa isu ini tidak benar atau hoaks.
Hal ini berdasarkan penjelasan Lurah Sekip yang menyatakan bahwa tidak ada warganya
yang positif terjangkit Virus Corona. Dikutip dari laman Instagram Polsek Medan Baru
@polsekmedan.baru, dijelaskan bahwa tim dari Puskesmas Bestari sudah datang ke
rumah yang bersangkutan dan semua anggota keluarganya dalam keadaan sehat
terbit pesan berantai yang berisi bahwa Mall Kota Kasablanka (Kokas)
di-lockdown terkait Virus Corona karena ditemukan salah satu staff terkena suspect
Covid-19.
yang benar, melalui akun Instagram resmi Kota Kasablanka, manajemen
menegaskan kabar itu hoaks. Mall Kota Kasablanka tidak di-lockdown dan masih
beroperasi seperti biasa.
terbit pesan berantai yang berisi informasi terdapat satu pasien Virus Corona dari
Badau yang dirawat di RS Ade M Joen Sintang.
yang benar, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, dr Harisinto Lynoh
menegaskan apa yang disebarkan di media sosial merupakan hoaks. Sinto
menyatakan saat ini ruang isolasi di Rumah Sakit Ade M Joen Sintang masih
kosong dan tidak ada pasien kasus Corona yang dirawat di Rumah Sakit Sintang.
Pada tanggal 10 Maret 2020 situs online Now8News diketahui menerbitkan sebuah
artikel yang menyatakan bahwa Covid-19, penyakit yang disebabkan oleh Virus
Corona, telah ditemukan dalam kertas (tisu) toilet. Now8News juga menyebutkan
bahwa kabar ini diumumkan oleh the Centers for Disease Control and
Prevention (CDC) atau Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit.
yang benar, dikutip dari snopes.com, kabar tentang adanya Covid-19 pada kertas toilet
tidak benar. The Centers for Disease Control and Prevention (CDC) sama sekali tidak
membuat pernyataan bahwa telah ditemukan Virus Corona dalam kertas (tisu) toilet.
Artikel ini bukan artikel asli CDC dan Now8News diketahui kerap memuat
informasi yang salah.
terbit sebuah postingan di media sosial
yang memberikan informasi bahwa minum
alkohol bisa kurangi risiko terinfeksi virus
corona Covid-19. Postingan ini disertai
foto yang menunjukkan surat edaran atas
nama Saint Luke's Hospital Kansas City, salah
satu rumah sakit di Amerika Serikat (AS).
yang benar, dilansir dari health.detik.com pihak
Saint Luke's Hospital menegaskan bahwa
minum alkohol dapat menurunkan risiko
terinfeksi virus Corona adalah tidak benar.
Saint Luke's Hospital juga membantah surat
edaran ini. Saint Luke's Hospital
menyebut apa yang seharusnya dilakukan
orang-orang adalah menerapkan kebiasaan
menjaga kebersihan yang baik. Cara yang
dianjurkan, seperti rutin cuci tangan pakai
sabun, hindari orang sakit, jangan sentuh area
wajah, dan tutup mulut saat batuk atau bersin.
terbit dalam beberapa hari terakhir klaim yang menyebutkan bahwa urin
dan kotoran sapi bisa obati penyakit virus corona 2019.
Menurut Health Analytic Asia, platform kolaborasi berita kesehatan yang
dibuat oleh para jurnalis dan dokter di India, klaim ini tidak memiliki
dasar ilmiah. Para dokter telah mengkonfirmasi bahwa kotoran serta urin sapi
tidak mengandung obat dan belum pernah diresepkan sebagai obat. Kotoran
dan urin sapi pun tidak dapat menyembuhkan Covid-19 karena belum ada
satupun ilmuwan yang membuat pernyataan semacam itu. Dikutip dari
cekfakta.tempo.co Menteri Kesehatan India, Harsh Vardhan, juga mengatakan
bahwa klaim semacam itu dari seseorang yang tidak memiliki pengetahuan
yang memadai tidak perlu didukung.
terbit sebuah postingan di media sosial Facebook, dalam narasinya
menyatakan "Kemarin sok2an bebas coronyaa Giliran IMF Cairkan Duit
Utk Negara Yg Kena Virus Coro.. Die Maju Ngantri Paling Depan".
yang benar, Juru Bicara Presiden RI, Fadjroel Rachman menyatakan bahwa
klaim diumumkannya pasien positif Virus Corona untuk mengincar dana
pinjaman dari IMF tidak benar. Menurut Fadjroel, sudah menjadi
kewajiban pemerintah untuk melindungi setiap warga negaranya sesuai
konstitusi dan UUD 1945 dari segala macam bencana, termasuk wabah
penyakit.
terbit sebuah pesan berantai di
media sosial WhatsApp tentang
arahan Gubernur DKI Jakarta, Anies
Baswedan tentang 5 wilayah di DKI
Jakarta berpotensi rawan virus
corona.
Dilansir dari liputan6.com, kabar
tentang 5 wilayah di Jakarta rawan
penyebaran Covid-19 ternyata tidak
benar. Pemerintah Provinsi DKI
Jakarta Catur Laswanto memastikan
pesan ini hoaks, alias bohong.
Kabar ini diduga berasal dari
sumber yang tidak terverifikasi.
Narasi yang disampaikan dalam
pesan berantai ini tidak sesuai
dengan fakta sebenarnya.
terbit postingan yang berisi keterangan bahwa 25 pasien virus
corona di Bali meninggal.
yang benar, kabar 25 pasien Corona di Bali meninggal adalah salah
karena terjadi kesalahan pemahaman dari sumber berita yang
dicantumkan. Maksud dari artikel berita adalah pasien yang
meninggal adalah berjumlah satu orang dan dia adalah pasien
kasus 25, bukan 25 pasien meninggal di Bali karena corona.
terbit sebuah tangkapan layar di
media sosial, sebuah foto yang
diklaim sebagai wujud
penampakan dari Virus Corona
sesudah diperbesar 2600 kali.
Dilansir dari medcom.id, foto yang
mengklaim bahwa wujud Virus
Corona sesudah diperbesar 2600
kali adalah tidak benar. Foto
ini adalah seekor kumbang
moncong yang bernama latin
Elaeidobius kamerunicusdari
famili Curculionoidea. Foto
ini juga pernah diunggah di
akun Twitter @helios_en pada,
Rabu 26 Februari 2020. Pemilik
akun ini mengunggah foto
seekor serangga yang mirip
dengan gambar yang diklaim
sebagai Virus Corona sesudah
diperbesar 2600 kali.
terbit sebuah gagasan bahwa koloid perak
(Colloidal Silver) dapat menjadi obat virus
Corona. Perak koloid adalah partikel kecil dari
logam yang tersuspensi dalam cairan.
Minuman ini diklaim mampu mengobati
semua jenis penyakit, mampu berperan
sebagai antiseptik, dan membantu sistem
kekebalan tubuh termasuk membunuh virus
Corona.
yang benar, gagasan ini telah dibantah
oleh Otoritas Kesehatan Amerika Serikat
bahwa tidak ada bukti jenis perak ini efektif
untuk kondisi kesehatan apapun. CNN
Internasional melalui akun Twitternya juga
menginformasikan bahwa tidak ada bukti
bahwa Colloidal Silver atau koloid perak dapat
melindungi kita dari virus Corona.
terbit postingan yang berisi
klaim tentang jutaan masker
bekas asal China mengandung
Virus Corona baru (Covid-19)
dikemas ulang di gudang Sidoarjo
lalu dijual kembali. Postingan
ini dikaitkan dengan artikel
berjudul "Jutaan Masker Impor
dari China di Gudang Sidoarjo
Di-repacking Lalu Dijual".
yang benar, sesudah ditelusuri lebih
lanjut artikel terkait tidak ada
menyebutkan keterangan yang
menyatakan masker ini
bekas dan mengandung Virus
Corona.
terbit informasi di media sosial yang mengatakan bahwa pemerintah Singapura
memberlakukan tes air liur khusus kepada setiap penumpang dari negarakita yang
mendarat di Bandara Changi, Singapura.
sesudah ditelusuri lebih lanjut, Pensosbud KBRI Singapura, Ratna Lestari KF memastikan
pesan ini adalah hoaks. Pihaknya sudah melakukan pengecekan ke Airlines dan
tidak ada pemeriksaan air liur kepada seluruh penumpang pesawat.
terbit di media sosial caption netizen terkait pernyataan Wapres KH.Ma'ruf Amin yang
mengatakan bahwa susu kuda liar bisa menangkal Virus Corona. Dalam caption netizen
ini menuliskan "Barusan bilang negarakita bebas Corona karena doa qunut para kyai.
Ternyata doanya ga sukses sekarang berganti mengimani susu kuda liar sbg penangkal
coronavirus".
yang benar, bahwa netizen ini tidak membaca tulisan berita yang di share media
secara utuh dan membuat kesimpulan bahwa pernyataan Wapres ini adalah
pernyataan resmi. pernyataan Wapres KH. Ma'ruf Amin ini hanyalah sebuah
candaan disela-sela pemberian sambutan di acara Musyawarah Nasional V Asosiasi DPRD
Kota Seluruh negarakita (Adeksi) di Hotel Lombok Raya, Mataram, Nusa Tenggara Barat.
Pernyataan ini bukanlah pernyataan resmi beliau disela sela acara ini.
terbit sebuah pesan berantai di media sosial WhatsApp berisi adanya rencana tindakan
disinfeksi di Kantor Nokia, Gedung Mulia Jakarta Selatan. Dalam pesan ini disinfeksi
dilakukan sesudah seorang karyawan Nokia meninggal karena Virus Corona, yang
dimaksudkan dalam pesan ini meninggal dengan kondisi demam dan muntah.
Dilansir dari kumparan.com, pihak Nokia pun memberikan klarifikasi dengan membantah
bahwa salah satu karyawan yang meninggal pada 10 Maret lalu disebabkan oleh Virus
Corona. Nokia mengaku telah melakukan pemeriksaan yang ketat bersama otoritas
kesehatan dan hasilnya tidak berhubungan dengan virus corona
Diunggah pada platform sebuah video yang
memperlihatkan beberapa kerumunan
orang yang sedang berebut sebuah buku,
dan pada narasinya disebutkan bahwa video
ini adalah warga Tiongkok yang
berebut Al Quran dan ingin mempelajari
karena takut akan Virus Corona.
yang benar menurut penelusuran yang
dilakukan Cek Fakta medcom.id, diketahui
bahwa video ini tidak berkaitan
dengan peristiwa Virus Corona saat ini,
bahkan video ini merupakan video
tahun 2013 yang diunggah kembali. Menurut
artikel yang ditulis Jarbas Aragon pada situs
gospelprime.com, peristiwa pada video
ini adalah warga Tiongkok yang baru
mendapatkan Al Kitab.
terbit sebuah pesan berantai di
media sosial WhatsApp berisi adanya
Pasien RSUD Sukadana suspect
Corona. Dalam pesan ini
dijelaskan seorang mahasiswa asal
Lampung Timur yang baru pulang dari
China mempunyai gejala penyakit
mirip seperti Virus Corona.
yang benar, Kepala Dinas Kesehatan
Lampung Timur dr.Nanang Salman
Saleh menyatakan bahwa informasi
tentang adanya warga Lampung Timur
terserang Virus Corona tidak benar.
Adapun dari hasil pemeriksaan
rontgen dan laboratorium, dr.Wayan
Widyana selaku Direktur RSUD
Sukadana menjelaskan bahwa
mahasiswa ini didiagnosa
menderita TBC dan demam berdarah
dengue (DBD).
terbit postingan Tweet di media sosial
Twitter dari akun salah satu media
Internasional yang menyebutkan bahwa aktor
film Harry Potter, Daniel Radcliffe positif
terjangkit Virus Corona.
yang benar, informasi ini adalah tidak
benar. Dilansir dari indozone.id, ternyata isi
dalam cuitan itu tidak benar sama sekali alias
hoaks. Akun yang mengunggah berita
ini bukanlah akun resmi dari media
Internasional ini, melainkan akun palsu.
Akun ini memakai logo media terkait
dan menautkan link yang saat diklik akan
menuju sebuah situs yang sudah tidak aktif
sejak tahun 2017. Rumor Daniel yang
terinfeksi Virus Corona ini juga dibantah oleh
perwakilan Daniel. Media-media yang sempat
meretweet cuitan ini pun ikut meminta
maaf karena dengan mudahnya menyiarkan
kabar yang belum tentu kebenarannya.
terbit sebuah pesan berantai WhatsApp yang berisi imbauan agar waspada
terhadap perampokan bermodus petugas kebersihan yang mendatangi rumah warga
dengan alasan program pemerintah untuk semprot kuman agar steril.
yang benar menurut Cek fakta Liputan6.com, pesan berantai berisi imbauan aksi
perampokan di tengah mewabahnya virus corona diduga berasal dari sumber yang
tidak terverifikasi.
terbit postingan di media sosial Facebook yang diunggah pada tahun 2016
berisi ramalan bahwa awal tahun 2020 akan ada Virus dari China dan
menyerang hampir sepertiga manusia di bumi.
yang benar, postingan ini hanyalah editan belaka dengan mengubah
tanggal posting beserta isinya yang seolah-olah postingan ini sudah lama
dibuat sebelum terjadinya wabah Virus Corona. Hasil penelusuran dari
detik.com, menurut pemosting bahwa hal ini dibuat agar terlihat keren.
terbit di media sosial tangkapan layar dari tayangan berita yang menyiarkan bahwa Mentari
International School (MIS) meliburkan para Siswa dan Guru karena diduga ada yang terjangkit Virus
Corona.
sesudah ditelusuri, ditemukan fakta bahwa informasi ini adalah tidak benar. Kepala Sekolah
Mentari International School, A. Songky Widya Ananta memberikan klarifikasi yang menyebutkan
bahwa benar jika sekolah tempat ia bekerja diliburkan selama empat hari berturut-turut. Namun, hal
itu dilakukan bukan karena terdapat wabah COVID-19, melainkan karena akan dilakukan
pembersihan dan disinfeksi secara menyeluruh. Terdapat 5 point yang ditegaskan oleh pihak MIS,
salah satunya adalah " TIDAK ADA murid ataupun guru/staf sekolah Mentari yang menjadi suspek
ataupun terindikasi terjangkit virus corona". Berdasarkan klarifikasi ini dapat dipastikan bahwa
tuduhan yang menyebut terdapat Siswa atau Guru di MIS yang terjangkit Virus Corona telah
terbantahkan.
terbit pesan berantai mengatasnamakan
UNICEF (United Nations International Children
Education Fund) yang kemudian disebarkan di
media sosial terkait tips pencegahan Virus
Corona.
Berdasarkan penelusuran yang dilakukan oleh
Cek Fakta Liputan6.com ditemukan adanya
artikel yang membantah kebenaran pesan
berantai ini, salah satunya adalah
thequint.com dengan judul artikel "Message on
Coronavirus (COVID-19) Neither From UNICEF
Nor Accurate". Dalam artikel itu dijelaskan
bahwa pesan berantai yang tersebar bukan
berasal dari UNICEF, melainkan diduga berasal
dari sumber yang tidak terverifikasi. Adapun
pedoman pencegahan Covid-19 yang
dikeluarkan UNICEF diunggah pada situs resmi
UNICEF, unicef.org dengan judul "Coronavirus
disease (COVID-19): What parents should know".
terbit informasi di media sosial yang menyebutkan bahwa ada seorang
pasien yang disebut terinfeksi Virus Corona di RSUD Cibabat, Cimahi.
yang benar, informasi ini adalah keliru. Menurut penjelasan dari Plt Direktur
Utama RSUD Cibabat, dr. Reri Marliah, bahwa betul ada yang ditangani, tapi bukan
suspect Corona Virus. Pasien diterima pertama kali di IGD RSUD Cibabat pada
Jumat, 6 Maret 2020 dengan gejala yang dialami batuk dan pilek seperti Infeksi
Saluran Pernafasan Akut (ISPA). sesudah dilakukan screening, dari 5 indikator gejala
Corona Virus, tidak sampai 5 gejala yang terisi. Jadi, bukan suspect Corona dan
tidak dirujuk ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) juga.
terbit di media sosial Facebook dengan
narasi "ALHAMDULILLAH..!KITA TINGGAL
DI negarakita!DI PIMPIN PAK JOKOWI
MENGHADAPI CORONA SERASA HANYA
MENGHADAPI DEMAM SEHABIS MAIN
HUJAN2AN".
yang benar, sesudah ditelusuri klaim Jokowi
menghadapi Virus Corona seperti
menghadapi demam tidak terbukti.
Pemerintah telah melakukan berbagai
usaha untuk menghadapi Virus Corona.
Mulai dari menghentikan penerbangan
dari dan ke Tiongkok, pelarangan
sementara impor dari Tiongkok, dan
mengatur ulang pemberian visa hingga
menyiapkan rumah sakit untuk
menangani pasien terkonfirmasi positif
Virus Corona.
terbit sebuah pemberitaan pada media sosial yang menyebutkan adanya pasien Covid-19
atau Virus Corona yang sedang dalam perawatan di RSUD Setjonegoro Wonosobo,
pemberitaan ini disertai foto yang menampilkan dua orang petugas rumah sakit
dengan memakai pelindung diri sedang mengeluarkan pasien di dalam ambulans.
yang benar Direktur Utama RSUD Setjonegoro Wonosobo, Danang Sananto membantah
kabar ini. Danang menjelaskan kepada awak media bahwa, kabar di media sosial
tentang adanya pasien Virus Corona yang dirawat di RSUD Setjonegoro adalah tidak benar.
Mengenai adanya pasien yang mengalami gejala-gejala mirip Covid-19 telah diperiksa oleh
dokter spesialis paru dan hasilnya ditemukan tanda-tanda terpapar Virus Corona.
terbit sebuah tangkapan layar dari
sebuah artikel yang memberi kabar
bahwa Pangeran Uni Emirat Arab (UEA),
Mohamed bin Zayed, positif terinfeksi
Virus Corona sejak Rabu, 4 Maret 2020.
yang benar kabar ini tidak benar.
Dikutip dari cekfakta.tempo.co, tidak
ditemukan informasi bahwa Pangeran
Mohamed bin Zayed positif terinfeksi
Virus Corona atau Covid-19 sejak 4 Maret
2020. Sebaliknya, sejak Februari hingga 8
Maret 2020, dalam pemberitaan maupun
tweet yang diunggahnya, Pangeran
Mohamed bin Zayed masih aktif
beraktivitas, terutama dalam mengatasi
penularan Virus Covid-19
Warga Kota Lubuklinggau dihebohkan terbit nya pesan berantai berisi informasi
adanya pasien positif Corona. Dalam pesan itu disebutkan bahwa pasien berobat ke RS
Siloam dan dipindahkan ke AR Bunda dan kemudian dipindahkan ke RS Siti Aisyah.
yang benar, informasi dalam pesan ini langsung dibantah oleh Kepala Dinas
Kesehatan (Kadinkes) Kota Lubuklinggau, Cikwi Faris. Cikwi Faris menyampaikan sudah
menghubungi Direktur Rumah Sakit Siti Aisyah Lubuklinggau untuk memastikan
informasi ini dan ternyata informasi adanya pasien Corona ini tidak benar
alias hoaks. Ia pun mengimbau kepada warga untuk tidak menyebarkan
berita-berita bohong.
Belum lama terbit isu bahwa aktor legendaris Jackie Chan dikabarkan terjangkit Virus
Corona. Ia bahkan disebut-sebut sedang menjalani karantina untuk menyembuhkan
Virus Corona.
yang benar, Jackie Chan melalui akun Instagram miliknya membantah bahwa dirinya
dikarantina. Ia memastikan saat ini kondisinya dalam keadaan sehat. "Terima kasih atas
perhatian semua orang! Saya aman dan kuat, dan sangat sehat. Tolong jangan
khawatir, saya tidak dalam karantina. Saya harap semua orang juga selalu aman dan
sehat" tulis Jackie diakhir keterangan unggahannya. Postingan ini sekaligus
membantah rumor yang terbit bahwa dirinya dikarantina karena terinfeksi Corona.
terbit informasi di media sosial yang menyebutkan adanya seorang pasien yang
meninggal dunia karena Virus Corona di Kota Sukabumi. Klaim ini mengacu
kepada seorang pasien yang sakit sepulang dari Umroh di Mekkah.
yang benar, informasi ini adalah keliru. Dilansir dari Kompas.com, hal ini
dibantah langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Beliau mengatakan bahwa
"(Pasien Cianjur) Saya sampaikan, hasilnya negatif alhamdulillah. Untuk Sukabumi saya
sudah cek lewat Walikota Sukabumi yang secara teknis ada di lapangan hasilnya negatif,
bukan virus corona, tapi meninggalnya betul".
terbit foto disertai keterangan terkait adanya pasien Virus Corona di Rumah Sakit
Wahidin Sudirohusodo yang diklaim datang dengan didampingi oleh Gubernur Sulawesi
Selatan, Nurdin Abdullah.
yang benar, Kadis Kesehatan Provinsi Sulsel Muhammad Ichsan Mustari memastikan
bahwa adanya pasien Virus Corona yang dirawat di Gedung Infeksi Center RSUP Wahidin
Sudirohusodo, Makassar adalah hoaks. Ia juga menjelaskan jika keterangan dari foto
yang terbit itu tidak benar. Foto ini merupakan momen ketika Gubernur Sulsel,
Wali Kota Makassar dan Kadis Kesehatan Sulsel berkunjung ke Gedung Infeksi Centre
RSUP Wahidin Sudirohusodo dalam rangka melihat kesiapan RS termasuk meninjau
beberapa fasilitas yang ada.
terbit informasi di sebuah artikel dari salah satu
situs daring dengan judul "WHO : Merokok, Salah satu
solusi pencegahan Covid-19". Dalam artikel ini,
tertulis bahwa "Di negarakita, selain 60% dari rokok yang
kita hisap adalah pajak untuk negara, ternyata perokok
tidak disukai COVID-19." dan terdapat juga informasi
yang seolah menyatakan, merokok adalah salah satu
solusi dari World Health Organization (WHO) atau Badan
Kesehatan Dunia untuk mengantisipasi COVID-19.
yang benar, dilansir dari Turnbackhoax.id, informasi
ini dinyatakan tidak benar. Dikarenakan WHO tak
pernah menyebut bahwa aktivitas merokok dapat
menyembuhkan penyakit yang disebabkan oleh infeksi
SARS-CoV-2 atau Virus Corona baru. yang benar, memang
benar bahwa artikel ini mengutip informasi yang
dikeluarkan oleh WHO pada bagian Q&A. Namun,
ternyata informasi ini telah dihapus dan diganti
oleh WHO dengan informasi yang lebih valid. Dengan
demikian, pernyataan ini telah mematahkan
anggapan bahwa merokok dapat mencegah atau
mengobati COVID-19, yang justru merokok bisa
berbahaya bagi tubuh.
terbit di media sosial sebuah foto dengan
narasi "Suspect Corona sudah di RS SALEH
Probolinggo, Semoga kita diberi
perlindungan”.
yang benar sesudah ditelusuri, Polres
Probolinggo Kota melalui akun media
sosialnya menjelaskan bahwa terkait suspect
Corona di RSUD Dr. Moch Saleh Kota
Probolinggo adalah tidak benar atau hoaks.
Foto ini merupakan simulasi
penanganan dan kesiapsiagaan Kota
Probolinggo bilamana ada suspect Corona
agar dapat tertangani dengan baik.
informasi di media sosial Twitter yang mengklaim bahwa minuman alkohol dengan
merk Tito’s Vodka dapat dijadikan sebagai pembersih tangan dan mencegah penyebaran Virus
Corona.
yang benar, dikutip dari snopes.com klaim ini tidak benar. The Centers for Disease Control
and Prevention (CDC) menulis bahwa orang dapat menggunakan pembersih tangan berbasis
alkohol dengan setidaknya mengandung 60% alkohol jika tidak tersedia sabun dan air. Namun
kebanyakan vodka (termasuk Tito's Vodka) hanya mengandung 40%. Pihak Tito's Vodka melalui
akun Twitter resminya pun menjelaskan bahwa produknya bukan pembersih tangan yang
cocok.
terbit di media sosial sebuah surat nota
dinas penanganan pasien suspect virus Corona
di RSUD Bengkalis. Surat nota dinas ini
tertanggal 7 Maret 2020 dengan nomor surat
/RSUD-WDP/II/2020.
yang benar sesudah ditelusuri, dilansir dari
riauterkini.com Pelaksana Tugas (Plt) Direktur
RSUD Bengkalis dr. Ersan Saputra TH
mengatakan bahwa surat ini tidak benar
atau hoaks. Sebab sejauh ini Ersan tidak
pernah memerintahkan bawahannya untuk
membuat surat ini. Diakui Ersan, saat ini
pihaknya sedang melakukan proses
pengobatan terhadap pasien laki-laki berumur
sekitar 50 tahun asal Kecamatan Bantan,
sempat bekerja di Malaysia mengalami infeksi
paru-paru dan demam, akan tetapi bukan
sehubungan dengan virus Corona.
Beberapa situs online diketahui mempublikasikan sebuah artikel dengan narasi bahwa
konsumsi babi merupakan salah satu penyebab masuknya penyakit virus Corona 2019
(coronavirus disease 2019 atau Covid-19) ke Jakarta.
yang benar, dikutip dari cekfakta.tempo.co, klaim ini keliru dan tidak berdasarkan
penelitian dari para ahli terkait penularan Covid-19 yang pertama kali dilaporkan di Wuhan,
China, pada akhir Desember 2019 lalu. Covid-19 menyebar di negarakita karena ada WNI yang
melakukan kontak dengan warga negara asing yang sebelumnya telah terpapar Virus Corona
2019. Dilansir dari Harvard Health Publishing, Virus Corona 2019 tidak menular lewat konsumsi
daging babi.
terbit postingan di media sosial Facebook yang berisi informasi bahwa virus Corona
telah sampai di daerah Leuwiliang dan pasiennya sedang dirawat di RSUD Leuwiliang.
yang benar, Kapolsek Leuwiliang, AKP Ismet Inono mengatakan informasi yang terbit
ini tidak benar alias hoaks. Berdasarkan hasil pengecekan yang dilakukan
personil Polsek Leuwiliang, pasien adalah seorang pelajar dari salah satu Boarding
School yang mengalami sakit demam, batuk dan pilek bukan diakibatkan virus corona
Covid-19 . Pasien ini ditangani petugas medis RSUD Leuwiliang.
Beberapa akun media sosial Twitter dan
Facebook diketahui telah mengunggah sebuah
tautan artikel berita terkait kebijakan
Pemerintah negarakita yang melarang turis dan
pendatang masuk serta transit dari wilayah
sumber penyebaran virus corona (Covid-19).
Akun-akun ini kemudian mempersoalkan
kenapa turis China tidak masuk dalam larangan
ini, sebab China dinilai merupakan sumber
utama Virus Corona.
yang benar pemerintah negarakita telah melarang
penerbangan dari China dan menangguhkan
visa kedatangan warga negara China karena
mewabahnya Virus Corona. Hal ini
disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Retno
Marsudi. Larangan juga berlaku untuk warga
negara asing yang melakukan perjalanan ke
Negeri Tirai Bambu
terbit informasi adanya sejumlah hewan
yang ditemukan mati mendadak di Cibarusah,
Kabupaten Bekasi beberapa waktu lalu.
Sebuah akun diketahui membagikan informasi
ini dan mengaitkanya dengan Corona.
yang benar, Dinas terkait telah datang ke lokasi
untuk melakukan pengecekan dan uji cepat
(rapid test) terhadap bangkai hewan ini.
Kepala Seksi Pengamatan dan Pemberantasan
Penyakit Hewan (P3H) Dinas Pertanian
Kabupaten Bekasi Dwiyan Wahyudiharto
mengatakan, hasil yang didapat dari
pemeriksaan uji cepat (rapid test) menunjukan
seluruh hewan diduga mati akibat keracunan
karena tidak ditemukan tanda-tanda penyakit
menular. Hal ini sekaligus menjawab dugaan
atau isu yang menyebutkan bahwa
hewan-hewan ini mati akibat Corona
atau flu burung sebagaimana yang sempat
terbit
terbit pesan berantai WhatsApp
yang mengatakan adanya nahkoda kapal
CMA CGM Virginia di Pelabuhan Tanjung
Priok, terindikasi virus Corona. Dalam
pesan ini juga mengatakan adanya
nahkoda asal Ukraina yang terinfeksi virus
Corona.
yang benar Direktur Kesatuan Penjagaan
Laut dan Pantai (KPLP) Ditjen
Perhubungan Laut Kemenhub, Ahmad
menegaskan bahwa informasi adanya
nakhoda kapal CMA CGM Virginia di
Pelabuhan Tanjung Priok terindikasi virus
Corona adalah tidak benar. Hasil
pemeriksaan dikatakan bahwa Nakhoda
kapal berkewargaan Ukraina ini
tidak terindikasi virus Corona melainkan
sakit flu biasa
terbit sebuah pesan di media sosial yang
memberikan informasi bahwa ada dua warga
di Kecamatan Karangnongko dan Delanggu
Klaten suspek virus Corona. Dalam pesan
disebutkan bahwa informasi ini dari
Dinas Kesehatan Klaten.
yang benar sesudah ditelusuri dari
health.detik.com Kepala Dinas Kesehatan
Pemkab Klaten, dr Cahyono Widodo
mengatakan bahwa informasi ini tidak
benar atau hoaks. Dinas Kesehatan tidak
pernah menyatakan ada suspek virus Corona.
Cahyono menghimbau kepada warga
agar tidak perlu panik soal virus Corona.
Menurut Cahyono, untuk mengantisipasi
Corona atau virus apapun warga harus
melakukan pola hidup bersih dan sehat
(PHBS). Termasuk cuci tangan pakai sabun
terbit informasi di media sosial Twitter, yang menyebutkan bahwa di RSHS Bandung
sudah ada seorang yang fiks kena virus Corona.
yang benar, menurut Staf Khusus Presiden bidang Sosial Angkie Yudistia ia mengatakan
bahwa dua pasien yang diduga terpapar virus corona di Rumah Sakit Hasan Sadikin
(RSHS) Bandung itu hoaks. Selain itu juga dibantah oleh Direktur Utama RSHS Jawa Barat,
Nina Susana Dewi, yang mengatakan agar warga tidak resah dan gelisah terhadap
dugaan dua pasien yang terpapar virus Corona. Ia pun menegaskan jika informasi di luar
yang menyebutkan adanya pasien positif terkena virus Corona itu hoaks.
terbit sebuah pesan berantai di media
sosial WhatsApp, yang berisikan sebuah
foto seorang penumpang meninggal
karena virus corona di terminal 3 Bandara
Soekarno Hatta.
yang benar, dilansir dari cekfakta.tempo.co,
Senior Manager of Branch Communication
& Legal Bandara Soekarno-Hatta PT
Angkasa Pura II, Febri Toga Simatupang,
membantah kalau foto yang terbit
ini meninggal karena virus corona,
Menurut Febri, penumpang yang
meninggal ini karena gagal jantung,
bukan karena virus corona ataupun
penyakit menular.
terbit sebuah narasi bahwa virus Korona
sengaja disebarkan rezim di Wuhan, Hubei,
Tiongkok dimaksudkan untuk membasmi
umat Islam yang persebarannya sangat
banyak dan berkembang di wilayah
ini.
yang benar, dilansir dari data Wikipedia,
persebaran umat Islam di Wuhan tidak
terlalu signifikan, mayoritas penduduk
Wuhan ialah beragama Animisme. Muslim
di Wuhan hanya 1,6% dari 11 juta penduduk
wuhan. Agama Islam-pun masih kalah
jumlah dengan Kristen yang hampir 3%.
Maka tuduhan bahwa virus korona sengaja
disebarkan terkait bahwa Wuhan Menjadi
salah satu kota dengan persebaran Muslim
paling besar adalah tidak mendasar.
terbit pesan di HardwareZone yang berisi kabar bahwa terdapat korban
meninggal 1 orang akibat virus korona di Singapura.
yang benar kabar ini telah diklarifikasi oleh otoritas atau Pemerintah Singapura
menyebut, informasi di forum HardwareZone bahwa ada seorang warga yang
meninggal di rumah sakit akibat virus korona merupakan berita hoaks.
Diunggah di media sosial sebuah himbauan yang memberitakan bahwa virus corona dapat
ditularkan melalui server pada Handphone Xiaomi buatan China. Unggahan ini
mendapatkan banyak tanggapan dari para Netizen di media sosial.
yang benar menurut Sekretaris Ditjen P2P Kemenkes RI Achmad Yurianto menjelaskan virus
corona tidak bisa hidup jika menempel di benda mati. Ketua Umum Ikatan Dokter negarakita
(IDI), dr. Daeng Mohammad Faqih juga menjelaskan bahwa virus corona 2019 Novel
Coronavirus atau 2019-nCoV bisa menular antar manusia lewat batuk dan bersin hingga lewat
makanan tercemar air liur orang yang terinfeksi virus ini dan penularan virus corona
juga dapat berasal dari hewan ke manusia.
terbit sebuah informasi di media sosial
berupa tata cara pengolahan bawang putih
yang diklaim dapat menyembuhkan korban
yang terinfeksi virus corona.
yang benar menurut Ahli vaksin dari OMNI
Hospitals Pulomas, dr Dirga Sakti Rambe,
SpPD mengatakan klaim bawang putih dapat
menyembuhkan virus corona bisa dipastikan
tidak benar alias hoaks. Menurutnya hingga
saat ini belum ada obat atau vaksin yang
teruji bisa menghalau virus. Ditegaskan juga
oleh Direktur Pencegahan dan Pengendalian
Penyakit Menular Langsung Kementerian
Kesehatan dr. Wiendra Waworuntu bahwa
belum ada vaksin maupun obat untuk virus
corona strain baru ini.
vaksin di Facebook, di mana beberapa pengguna mengatakan penyakit ini bisa menjadi
rencana pemerintah untuk memvaksinasi lebih banyak orang. Postingan itu disertai tautan
link patents.justia.com yang sudah ada sejak 2015.
Dilansir dari situs politifact.com, tautan link yang tercantum ini adalah terkait dengan
coronavirus yang memicu SARS, yang berbeda dari jenis penyakit yang terjadi di Wuhan.
SARS-CoV sendiri merupakan beta coronavirus yang memicu sindrom pernapasan akut
parah. Mesh Adalja, sarjana senior di Pusat Keamanan Kesehatan Universitas John Hopkins
mengatakan saat ini
Beberapa postingan di media sosial yang mengklaim bahwa sebuah virus corona telah ada
dan dikembangkan sebelumnya. Klaim itu secara luas dibagikan dalam sebuah grup
anti-vaksin di Facebook, di mana beberapa pengguna mengatakan penyakit ini bisa menjadi
rencana pemerintah untuk memvaksinasi lebih banyak orang. Postingan itu disertai tautan
link patents.justia.com yang sudah ada sejak 2015.
Dilansir dari situs politifact.com, tautan link yang tercantum ini adalah terkait dengan
coronavirus yang memicu SARS, yang berbeda dari jenis penyakit yang terjadi di Wuhan.
SARS-CoV sendiri merupakan beta coronavirus yang memicu sindrom pernapasan akut
parah. Mesh Adalja, sarjana senior di Pusat Keamanan Kesehatan Universitas John Hopkins
mengatakan saat ini tidak ada vaksin yang tersedia untuk virus corona yang berasal dari
Wuhan.
terbit informasi di media sosial
Facebook yang menyebutkan bahwa
penyebab penyakit yang mematikan yaitu
Virus Corona disebabkan oleh hidangan
sup kelelawar, yang dijual di Restoran di
kota Wuhan China.
yang benar, Menteri Kesehatan (Menkes)
Terawan Agus Putranto membantah soal
Kelelawar ada hubungannya dengan
Virus Corona. Beliau mengatakan bahwa
itu adalah hoaks, Kelelawar dan
semacamnya tidak ada hubungan
dengan virus Corona. Selain itu, Erni
Juwita Nelwan Perwakilan Ikatan Dokter
negarakita (IDI) juga mengatakan bahwa
Virus Corona awalnya menyerang hewan,
seperti kelelawar. Namun, jika sudah
dijadikan sup, seharusnya virus sudah
mati.
terbit sebuah pesan berantai di sosial
media Whatsapp yang menyebutkan bahwa
virus corona dapat dicegah dengan cara rutin
minum air putih dan menjaga kelembapan
tenggorokan. Pada narasi pesan berantai
disebutkan bahwa informasi itu berasal dari
Kementerian Kesehatan.
Dilansir dari suara.com yang langsung
mengkonfirmasi kebenaran pesan berantai
ini, Direktur Jenderal Pencegahan dan
Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes, dr
Anung Sugihantono, MKes, mengatakan
pesan ini bukan dikeluarkan oleh
Kemenkes. "Tidak ada release dari Kemkes
dengan narasi seperti itu," tegas Anung saat
dihubungi suara.com. sesudah ditelusuri,
pesan berantai serupa ditemukan dalam versi
Bahasa Inggris, dan sudah dinyatakan hoaks
oleh Kementerian Kesehatan Singapura
terbit informasi di media sosial yang
menyebutkan adanya pasien berumur 7
bulan meninggal karena terserang Virus
corona di RSUD DR. Soetomo Surabaya.
yang benar, informasi ini dibantah
oleh RSUD Dr. Soetomo melalui akun
Twitternya @rsudrsoetomo yang
menegaskan sampai saat ini di RSUD Dr.
Soetomo belum ada pasien yang
menunjukkan diagnosa sebagai infeksi
dari Virus Corona. Pihaknya juga
menghimbau kepada warga untuk
selalu meningkatkan kewaspadaan dan
menerapkan perilaku hidup bersih dan
sehat.
terbit melalui media sosial Facebook
tentang Warga Negara Asing (WNA) asal
China terserang Virus Corona di RSU Dr
Soetomo Surabaya.
yang benar, sesudah ditelusuri berita
ini tidak benar. Humas RSUD Dr
Soetomo Pesta Parulian mengatakan,
pasien asal China itu disebut tidak
terjangkit Virus Corona.
terbit potongan video di media
sosial yang bernarasikan “Kepanikan
luar biasa orang2 china akibat
#VirusCorona, lalu bagaimana
kepanikan orang2 #Uyghur saat
kalian teror dengan teror diluar batas
prikemanusiaan??
Ini hanya sedikit balasan dari Allah
didunia ini akibat China memusuhi
islam..”.
yang benar video yang terbit
bukanlah video kepanikan warga
China yang diakibatkan virus corona.
Melainkan, potongan video pekerja
Guangdong yang kembali ke Yulin
untuk merayakan Festival Musim
Semi. Fakta lainnya narasi yang
terbit salah sehingga
menimbulkan premis yang tidak
sesuai dengan konteks
sesungguhnya dari video ini
mengandung virus corona yang
berasal dari kelelawar.
yang benar menurut pakar kesehatan,
dr. Eko Budidharmaja kabar ini
tidak benar, sebab mencuci kurma
sebelum dikonsumsi tidak akan
mampu mensterilkan virus. selain itu
dr. Eko menyebut coronavirus
cenderung ditularkan melalui udara,
khususnya dari orang-orang yang
sudah terinfeksi virus ini melalui
bersin dan batuk. Sehingga tidak
benar bila disebarkan oleh kelelawar.
Hoaks
Link Counter :
https://doktersehat.com/kurma-mengandung-virus-corona/?
https://stophoax.id/blog/post/salah-cuci-bersih-kurma-karena-mengandung-virus-corona-yang-ber
asal-dari-kelelawar-9744
8. Kurma Harus Dicuci Bersih Karena Mengandung Virus
Corona yang Berasal dari Kelelawar
Minggu, 26 Januari 2019
Penjelasan :
terbit postingan di media sosial
Facebook, dengan narasi yang
menyebut ada satu orang yang
dicurigai terinfeksi virus corona di
rumah sakit Wahidin Makassar dan
tengah diisolasi.
yang benar, Direktur Utama RSUP Dr
Wahidin Sudirohusodo Khalid Saleh
mengatakan bahwa kabar adanya
pasien dengan diagnosa mengidap
virus corona yang dirawat di RSUP Dr
Wahidin adalah tidak benar. Melainkan,
pasien ini hanya mengidap sakit
Infeksi Saluran Pernapasan Akut atau
biasa disebut dengan ISPA.
terbit sebuah informasi di media
online yang menyebutkan bahwa
virus Corona sudah masuk di Jakarta,
1 Pasien di RSPI Sulianti Saroso
Jakarta sedang diisolasi.
yang benar, pasien yang diduga
terjangkit virus corona ini telah
dinyatakan negatif. Direktur Medik
dan Keperawatan RSPI Sulianti
Saroso dr Diany Kusmowardhani
mengatakan bahwa hasil
pemeriksaan menunjukkan negatif
virus Corona. Sebelumnya, pasien
sempat di suspect karena memiliki
riwayat perjalanan dari China dan
mengalami demam hingga sesak
napas
terbit informasi yang menyatakan virus
corona sudah menyebar dan masuk ke
negarakita. Kasus pertama terjangkitnya
nCov atau virus corona di negarakita berasal
dari pekerja Huawei warga negara asal China
yang bekerja di Gedung BRI 2, Benhil,
Jakarta Pusat.
yang benar Menteri Kesehatan Terawan Agus
Putranto, yang menyempatkan berkunjung
ke Wisma BRI 2 menyatakan karyawan
Huawei ini hanya radang tenggorokan.
Ia menjamin, virus corona belum terdeteksi
masuk ke negarakita. Menkes Terawan
menegaskan untuk tidak berasumsi terkait
penyebaran virus corona, tanpa adanya
diagnosis yang pasti dari dokter, rumah
sakit, atau Kementerian Kesehatan. Direktur
Utama PT Bank Rakyat negarakita (Persero)
Tbk (BRI) Sunarso juga membantah tegas
adanya virus di lingkungan BRI. Ia
menyatakan tidak ada pegawai yang
terbukti mengidap virus ini
beberapa postingan di media sosial yang mengklaim bahwa sebuah virus corona telah ada
dan dikembangkan sebelumnya. Klaim itu secara luas dibagikan dalam sebuah grup
anti-vaksin di Facebook, di mana beberapa pengguna mengatakan penyakit ini bisa menjadi
rencana pemerintah untuk memvaksinasi lebih banyak orang. Postingan itu disertai tautan
link patents.justia.com yang sudah ada sejak 2015.
Dilansir dari situs politifact.com, tautan link yang tercantum ini adalah terkait dengan
coronavirus yang memicu SARS, yang berbeda dari jenis penyakit yang terjadi di Wuhan.
SARS-CoV sendiri merupakan beta coronavirus yang memicu sindrom pernapasan akut
parah. Mesh Adalja, sarjana senior di Pusat Keamanan Kesehatan Universitas John Hopkins
mengatakan saat ini tidak ada vaksin yang tersedia untuk
terbit di media sosial Facebook
informasi mengenai anjuran dari
dokter dan menteri kesehatan di
Timur Tengah untuk mencuci bersih
kurma sebelum dikonsumsi karena
mengandung virus corona yang
berasal dari kelelawar.
yang benar menurut pakar kesehatan,
dr. Eko Budidharmaja kabar ini
tidak benar, sebab mencuci kurma
sebelum dikonsumsi tidak akan
mampu mensterilkan virus. selain itu
dr. Eko menyebut coronavirus
cenderung ditularkan melalui udara,
khususnya dari orang-orang yang
sudah terinfeksi virus ini melalui
bersin dan batuk. Sehingga tidak
benar bila disebarkan oleh kelelawar.
Related Posts:
epidemi corona 18 terbit postingan di media sosial yang menginformasikan Pasar Tanah Abang ditutup sementara untuk mencegah penyebaran Virus Corona (Covid-19). Dalam pesan yang terb… Read More